“Kita patut berbangga karena seluruh perangkat pertandingan menggunakan wasit asli Bolsel. Ini luar biasa dan menunjukkan kesiapan SDM olahraga kita,” imbuh Iskandar.
Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan turnamen ini sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. Senada dengan Ketua Askab PSSI Bolsel, Zulkarnain Kamaru, bahwa talenta yang terjaring dalam turnamen ini akan diproyeksikan untuk memperkuat Bolsel FC di Liga IV Provinsi Sulawesi Utara.

Pada laga final, kesebelasan Putra Nusantara Mataindo Utara keluar sebagai juara setelah menundukkan PS BML Dudepo dengan skor 2–1. Sementara itu, posisi ketiga diraih oleh Tomini FC dan peringkat keempat ditempati Persto Tobayagan.
Sebagai dukungan bagi pengembangan prestasi sepak bola daerah, PT JRBM turut menyerahkan bantuan dana sebesar Rp150 juta kepada Bolsel FC. Dana tersebut dialokasikan untuk persiapan tim menghadapi kompetisi Liga IV tingkat provinsi yang akan datang.(*)


