Lebih lanjut, Abdullah menekankan pentingnya keterlibatan produk lokal Kotamobagu dalam kerjasama ini, terutama untuk dipasarkan melalui jaringan Novotel. Salah satu produk andalan yang ditawarkan adalah kopi khas Kotamobagu.
“Saya meminta agar kopi andalan Kotamobagu bisa dipasarkan di sana. Kopi ini memiliki aroma dan cita rasa yang berbeda, sehingga sangat cocok untuk dikenalkan kepada tamu-tamu hotel,” ujarnya.
PJ Wali Kota juga menugaskan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM untuk menyiapkan produk kopi dalam kemasan sachet dan keripik khas Kotamobagu. Produk-produk ini rencananya akan disediakan di setiap kamar hotel.
“Kami mengusulkan agar kopi sachet bisa disediakan di kamar hotel, dan produk yang terpakai otomatis akan tercatat sebagai penjualan. Harganya sudah termasuk dalam tarif kamar,” tambah Abdullah.***