JRBM Jadikan SMKN 1 Lolayan Sekolah Binaan Kakao, Siswa Dapat Pelatihan dan Bantuan Alat Pertanian

LOLAYAN – PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) memperkuat dukungannya terhadap pendidikan vokasi melalui program pembinaan budidaya kakao di SMKN 1 Lolayan. Kegiatan yang digelar pada 8 Mei 2025 itu diisi dengan pelatihan teknis budidaya kakao sekaligus penyerahan bantuan peralatan pertanian untuk menunjang kegiatan praktik para siswa.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas komitmen JRBM yang tidak hanya memberikan bantuan sarana, tetapi juga menetapkan SMKN 1 Lolayan sebagai sekolah binaan pertanian kakao selama enam bulan.

Bacaan Lainnya

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT JRBM atas pelatihan teknis budidaya kakao dan bantuan alat pertanian untuk sekolah kami. Kami sangat mengapresiasi komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang pertanian,” ujar Kepala SMKN 1 Lolayan.

Menurutnya, bantuan alat pertanian menjadi sarana penting bagi siswa untuk mempelajari praktik pertanian modern secara langsung. Ke depan, sekolah berharap kerja sama dengan JRBM terus berkembang melalui program guru tamu, kunjungan belajar, hingga praktik pembelajaran di lapangan.

“Kami berharap SMKN 1 Lolayan dapat berkembang menjadi sentra pembibitan tanaman kakao, sehingga mampu melahirkan lulusan yang memiliki keterampilan dan siap berkontribusi bagi pengembangan sektor pertanian di daerah,” katanya.

Manager CSR PT JRBM, Muhammad Rudi Rumengan, mengatakan pembinaan kepada sekolah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kapasitas generasi muda di wilayah lingkar tambang.

“Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak berhenti di ruang kelas. Melalui pendampingan selama enam bulan, siswa akan mendapatkan pengalaman langsung mengenai budidaya kakao, mulai dari pembibitan hingga perawatan tanaman. Harapan kami, mereka memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah lulus dan ikut mengembangkan potensi kakao di daerahnya,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan sekolah menjadi langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang pertanian sekaligus mendukung keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.

Antusiasme tampak dari para siswa yang mengikuti pelatihan. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat untuk praktik di sekolah maupun di rumah.

“Saya baru mengetahui teknik pembibitan dan perawatan kakao yang benar. Pelatihan ini membuat kami lebih percaya diri untuk mempraktikkannya secara langsung,” kata siswa peserta.

Sementara itu, siswa lainnya berharap pendampingan yang dilakukan JRBM dapat terus berlanjut.

“Kami senang karena belajar langsung dari ahlinya dan mendapatkan peralatan untuk praktik. Semoga ilmu yang kami peroleh bisa menjadi bekal ketika nanti bekerja atau mengembangkan usaha pertanian sendiri,” ujarnya.

Melalui program ini, PT JRBM berharap SMKN 1 Lolayan dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran budidaya kakao di Kecamatan Lolayan sekaligus mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang pertanian.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *