RADARTOTABUAN, BOLSEL— Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru mendesak Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar tes urine massal bagi seluruh pejabat, aparatur sipil negara (ASN), hingga anggota DPRD Bolsel.
Desakan ini merespons terbongkarnya jaringan peredaran sabu lintas provinsi yang melibatkan warga setempat.
“Harus dikembangkan bahwa siapa saja yang membeli” ujar Iskandar saat dihubungi, Senin, 10 Agustus 2026.
Iskandar menegaskan, tes urine bagi pejabat publik dan legislator merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat bahwa penegakan hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika dilakukan tanpa pandang bulu.
Langkah tegas Pemkab Bolsel tersebut menyusul pengungkapan kasus peredaran narkotika oleh Tim Pemberantasan BNN Provinsi Sulawesi Utara pada Minggu, 5 Juli 2026.
Dalam operasi di Dusun II, Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki, petugas mengamankan pasangan suami istri berinisial IB dan HM tepat di depan kediaman mereka. Dari lokasi kejadian, petugas menyita satu paket sabu seberat 14,87 gram.

