“Kami hadir bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri menghadapi situasi ini. Semoga sedikit bantuan yang kami bawa bisa bermanfaat dan meringankan beban warga, terutama untuk kebutuhan dasar keluarga yang terdampak banjir,” ujar Yuda.
Ia juga berharap kondisi masyarakat segera pulih dan aktivitas warga bisa kembali berjalan normal.
“Yang paling penting saat ini adalah keselamatan dan pemulihan warga. Kami berharap proses pembersihan dan pemulihan pascabanjir dapat berjalan lancar, serta masyarakat tetap kuat dan saling membantu menghadapi situasi ini,” tambahnya.
Sementara itu, Sekda Bolmong, Abdullah Mokoginta, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT SMA yang ikut hadir membantu masyarakat terdampak bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, kami menyampaikan terima kasih kepada PT SMA yang telah menunjukkan kepedulian dan respon cepat terhadap masyarakat terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang saat ini sedang berupaya bangkit dan memulihkan kondisi pascabencana,” kata Abdullah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
“Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus terjaga. Karena dalam situasi bencana, kebersamaan dan kepedulian menjadi hal yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Banjir bandang yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi selama sepekan terakhir itu sebelumnya juga memicu kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah, masjid, kantor desa, hingga fasilitas kesehatan.
Hingga kini, proses pembersihan masih terus dilakukan secara gotong royong oleh pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat.*







