Atas dedikasi dan kontribusinya, Subiarto dianugerahi penghargaan Best Engineer of The Year pada Technical Services Workshop 2026. Namun baginya, penghargaan itu bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia melihatnya sebagai hasil dari perjalanan bersama, dukungan dari tim, arahan dari atasan, dan kolaborasi yang terbangun selama ini. Baginya, keberhasilan tidak pernah berdiri sendiri.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Patrick Kalangi, Mine Engineer sekaligus rekan kerja yang sehari-hari bekerja bersama Subiarto. Menurut Patrick, sosok Subiarto dikenal sebagai pribadi yang tekun dan memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaannya.
“Kalau menurut saya, Putra itu orang yang tekun dan pekerja keras. Selalu memahami apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai Senior Engineer. Tidak hanya itu saja, dia juga selalu membagi pengetahuan teknisnya buat teman-teman yang baru, khususnya FDP, agar bisa berkembang, sehingga kita bisa menjadi tim yang solid,” ujar Patrick.
Bagi Patrick, hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Subiarto tidak hanya dihormati sebagai engineer, tetapi juga sebagai rekan kerja yang mampu tumbuh bersama tim dan membawa lingkungan kerja yang suportif. Lebih dari sekadar tempat bekerja, JRBM memiliki arti yang mendalam bagi Subiarto.

Di sinilah ia memulai perjalanan profesionalnya, belajar dari berbagai tantangan, dan tumbuh dalam lingkungan yang suportif serta penuh rasa kekeluargaan. “Ini bukan hanya tentang pekerjaan, tapi tentang perjalanan bersama,” katanya.
Karena bagi Subiarto, setiap rencana bukan sekadar angka di atas kertas.
Di baliknya, ada arah, ada tujuan, dan ada masa depan yang sedang dibangun—langkah demi langkah, dari balik layar hingga ke lapangan.***







